Minggu, 08 Juni 2025

Aroma Kasih

Aroma parfummu melayang, membelai rindu

Seakan hadirmu merengkuh sepi yang menggigil

Dekapan hangatmu, bak selimut di musim penghujan

Genggaman eratmu, penjaga hati yang rapuh

Binar matamu, pelita dalam gelapku

Dan jemarimu yang usil, pengusir kelabu hariku


Layakkah aku tersentuh oleh kasihmu?


Ragu kerap menghampiri, berbisik tak pantas

Namun perasaan ini meronta dalam dada

Seakan tiap sentuhanmu menenangkan jiwa

Yang mengalun lembut menyentuh kalbu


Gema tawamu berdansa dalam kenangan

Jemari kita bertaut, bak benang yang tersimpul rapi

Saat hening memeluk, kubisikkan pada diri

Adakah hatiku tercermin di matamu?


Dalam ketidaklayakan ini kutemukan tulusmu

Percaya

Percayalah pilihan Tuhan tidak pernah salah. Kau tak perlu menyesalinya. Itu sudah keputusan yang terbaik. Terima dan syukuri. Mungkin jalan...